Mantu Ngglibet ke Mertua, Ternyata Hamili Adik Ipar


AWALNYA dianggap wajar saja, Suhaimi, 28, ngglibet (datang melulu) di rumah mertua. Nggak tahunya, dia sedang mengincar adik iparnya yang masih 16 tahun. Dan ketika mertua pergi ke Jakarta, adik ipar cantik itu dibuat menggelepar. Tahu-tahu hamil, dan terkuaklah pelakunya Suhaimi sendiri.

Sebetulnya modusnya sudah klasik, yakni kakak ipar celamitan pada adik dari istri. Tapi karena berlindung pada status adik ipar, orang jadi tak curiga ketika akrab dengan adik ipar. Sebab banyak mantu yang baik, yang bisa mengakrabi pada keluarga istri seperti pada keluarga sendiri. Cuma ternyata, di balik kebaikan itu kadang ada yang punya udang di balik batu.

Suhaimi warga Dompu, Sumbawa, imi memanfaatkan psikologi masyarakat sebaik-baiknya. Dia menjadi tak sungkan dan tak risih ketika sering datang ke rumah mertua.

Mertua juga senang sih, jika mantunya sering main ke rumah. Apalagi Suhaimi di rumah mertua juga rajin, ikut bantu-bantu bersih-bersih kebun, betulkan genteng melorot, dan sebagainyà.

Ketika mertua suami istri ke Jakarta untuk nengok anaknya yang lain, seringnya Suhaimi ngglibet di rumah mertua semakin legimit.

Soalnya mertua sempat berpesan, "Suh, rumah sering dilongok ya, kasiahan adikmu sendirian. Aku di Jakarta paling dua minggu sudah pulang."

Dalam hati Suhaimi bertepuk tangan tanda kegirangan, karena bisa semakin bebas di rumah mertua.

Asal tahu saja, Suhaimi ngglibet karena diam-diam dia naksir adik iparnya. Gadis yang cantik itu.

Dalam hati kotor Suhaimi bilang, "adik ini memang saya perlukan."

Maka sejak mertua tak di rumah, dengan alasan mengemban amanat mertua, Suhaimi semakin sering ke rumah. Tujuannya bukan untuk mengawasi rumah, tetapi agar bisa bebas mendekati adik ipar.
Dan sebuah kesempatan dia berhasil membujuk ABG ini untuk hubungan intim bak suami istri. Dalam hati dia "bersyukur", lewat jalur independen satu putaran saja langsung kena.

Bersyukur itu untuk hal-hal yang baik. Tapi karena sudah terkontaminasi bujukan setan, bisa menggauli adik ipar masih juga bersyukur, meski pakai tanda petik.

Dan begitulah kelakuan Suhaimi, sekali memdulang sukses, ingin mengulang dan mengulang. Maka selama mertua di Jakarta, dia ngglibet terus karena ingin memanjakan syahwatnya.

Dan si adik ipar sambil ketakutan terpaksa melayani, karena diancam. Suhaimi juga mengancam untuk tidak cerita kemana-mana jika mau selamat.

Beberapa bulan setelah kembali dari Jakarta, mertua Suhaimi curiga karena anak gadisnya suka muntah. Juga mendadak suma makan rujak.

Tetangga pun diminta "mendalami" fakta itu, tapi si gadis mencoba berkelit.

Lama-lama temaja itu mengaku juga. Ia menyebut sering digauli kakak iparnya, Suhaimi. "

"Kalau nggak dikasih, dia suka ngancam," kata anak itu pada orang tuanya.

Tak ayal mertua naik pitam. Dujaimi dipanggil ke rumah tapi berkali-kali dipanggil tak pernah mau datang.

Mertua segera lapor polisi. Dijemput petugas begitu, Suhaimi tak berkutik.

Dalam pemeriksaan di Polres Dompu dia mengakui, rajin ke rumah mertua karena punya motif, pengin mengencani adik ipar. Suhaimi pun dilarang pulang, alias ditahan.

Tahan saja Pak, ketimbang nanti ajukan gugatan pra peradilan. (gunarso ts)

Sumber

0 Response to "Mantu Ngglibet ke Mertua, Ternyata Hamili Adik Ipar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel